Assalamu'alaikum Wr, Wb
Nama : Putri Nabila Fachrennisa
Kelas / NIM : 2B / 11210541000078
Prodi : Kesejahteraan Sosial
Mata Kuliah : PKn
Dosen Pengampu : Drs. Study Rizal, LK., MA
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi | UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Risma Razia Sejumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Bogor
Sumber: https://video.medcom.id/medcom-nasional/GbmaR93b-risma-razia-sejumlah-penyandang-masalah-kesejahteraan-sosial-di-bogor
MetroTV - 17/12/2021, 10:48 WIB
Bismillahirrahmanirrahiiim...
Halo teman-teman! Di minggu keenam pertemuan catatan blog ini saya hadir kembali menyapa teman-teman dan akan menguraikan tanggapan saya terhadap pemberitaan yang disajikan media online yang memiliki hubungan dengan bidang kesejahteraan sosial.
Berikut ini adalah penjelasan singkat dari berita tersebut serta tanggapan saya atas berita, "Risma Razia Sejumlah Penyandang Masalah Kesejahtetraan Sosial di Bogor."
Hingga saat ini, masih banyak Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di berbagai daerah, tidak terkecuali di Kota Bogor, Jawa Barat. Seperti yang dilansir dalam laman medcom.id, Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Tri Rismaharini merazia sejumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di perempatan jalan lampu merah Bogor, Jawa Barat. Razia PMKS tersebut dilakukan usai kunjungan Risma ke RSUD Ciawi, Bogor. Risma mendadak turun dari mobil saat melihat sejumlah PMKS sedang mengamen di perempatan lampu merah.
Para PMKS itu begitu ditemui Risma langsung diperiksa identitasnya. Risma dan stafnya lalu memberikan masker dan meminta mereka untuk menjaga protokol kesehatan. Risma pun berjanji akan mencarikan pekerjaan lain untuk mereka. Tentunya kita semua berharap perkataan Risma kala itu dapat benar-benar terealisasi dengan segera. Dan para PMKS tersebut pun bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
Harapan saya adalah selain memberikan mereka pekerjaan, para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu juga mendapatkan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka untuk bekal keahlian di masa yang akan datang. Karena apabila memberi pekerjaan saja tanpa memperhatikan minatnya, dikhawatikan nantinya mereka akan kembali turun ke jalan untuk mencari nafkah dengan cara mengemis karena tidak menyukai bidang pekerjaan yang diberikan.
Pelatihan ini diharapkan tidak hanya berlaku di wilayah Bogor saja, tetapi juga di daerah lainnya terutama di daerah yang memiliki angka jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan kemiskinan yang tinggi.
Komentar
Posting Komentar