Langsung ke konten utama

Pertemuan Minggu Kedua PKn - Dampak Ledakan Penduduk di Bidang Ekonomi dan Sosial

  Assalamualaikum, Wr.  Wb

Nama                        : Putri Nabila Fachrennisa

NIM / Kelas             : 11210541000078 / 2B

Prodi                        : Kesejahteraan Sosial

Mata Kuliah            : PKn

Dosen Pengampu    : Drs. Study Rizal, LK., M.Ag

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi | UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dampak Ledakan Penduduk di Bidang Ekonomi dan Sosial

Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2021/12/09/172403269/dampak-ledakan-penduduk-di-bidang-ekonomi-dan-sosial

Penulis: Silmu Nurul Utami | Editor: Silmi Nurul Utami

Kompas.com - 09/12/2021 | 17.24 WIB


Bismillahirrahmanirrahiim...

Halo teman-teman! Di catatan mingguan yang kedua ini, Saya akan menuliskan sebuah tanggapan pemberitaan online yang berkaitan dengan masalah Kesejahteraan Sosial. 

Berikut adalah penjelasan singkat dari berita tersebut serta tanggapan Saya atas berita "Dampak Ledakan Penduduk di Bidang Ekonomi dan Sosial."

Ledakan penduduk merupakan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. Akibat paling utama yang ditimbulkan dari ledakan penduduk ini di bidang ekonomi dan sosial.

Dampak penduduk di bidang ekonomi dan sosial
1.1 Kerentanan Pangan
Dengan terjadinya ledakan penduduk, maka kebutuhan akan makanan dan udara akan meningkat, sementara sumber daya nya terbatas. Akibat dari populasi yang terlalu banyak dan sumber daya terbatas menyebakan terjadi kerentanan pangan di mana makanan tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup orang. Belum lagi fakta bahwa di tiap tahunnya jutaan anak meninggal karena gizi buruk. Hal ini juga dapat memengaruhi kenaikan harga bahan-bahan pokok naik.

1.2 Sempitnya Lapangan Pekerjaan
Semakin banyak penduduk artinya semakin banyak orang yang membutukan pekerjaan. Jika penawaran kerja masih sama (sedikit), sementara angka angkatan kerja terus bertambah maka akan mempersempit lapangan kerja.

1.3 Meningkatnya Kemiskinan
Menurut Khodijah Ishak dalam bukunya yang berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengangguran dan Inflikasinya terhadap Indeks Pembangungan di Indonesia (2018), menyebabkan seseorang tidak memiliki pendapatan dan mendorong mereka ke dalam jurang kemiskinan.
Sempitnya lapangan pekerjaan dan harga pangan yang melambung tinggi akan menyebabkan kemiskinan. Adapun kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya (sandang, pangan, dan papan).

1.4 Meningkatnya Kriminalitas
Akibat dari kemiskinan menimbulkan banyak sekali dampak negatifnya, salah satunya adalah kriminalitas, seperti perampokan, pencurian, pencopetan bahkan yang berujung maut. Alasan terjadinya kriminalitas adalah mereka terpaksa melakukannya karena dorongan untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya.

1.5 Meningkatnya Kebutuhan Fasilitas Sosial
Selain yang telah disebutkan di atas, akibat dari ledakan penduduk juga meningkatkan kebutuhan fasilitas sosial. Misalnya wilayah yang kurang mendukung fasilitas sosialnya seperti puskesmas, rumah sakit, sekolah, tempat rekreasi, rumah ibadah, fasilitas olahraga, pemakaman, dan pasar.

1.6 Meningkatnya Jumlah Pekerja Anak
Dilaporkan dari UNICEF, saat ini ada sekitar 150 juta anak di bawah umur yang menjadi pekerja. Kemiskinan dan pendidikan menyebabkan anak-anak tersebut menjadi pekerja di bawah umur sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pekerja umum demi memenuhi kebutuhan hidupnya ataupun membantu keluarganya. Meningkatnya jumlah pekerja anak juga mengancam bahaya akan adanya human traffic. 

Menurut saya berita di atas memiliki keterkaitan hubungan dengan bidang Kesejahteraan Sosial. 

Kesejahteraan sosial adalah kondisi dimana seseorang dapat merasa nyaman, damai, tenteram, bahagia serta dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Kesejahteraan sosial di sini artinya mencakup kesejahteraan dalam jiwa serta materiil bagi seseorang.

Ledakan angka pertumbuhan penduduk yang tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah membaiknya kondisi kesehatan dan perbaikan gizi yang signifikan, menurunnya angka kematian, angka kelahiran yang tinggi, pernikahan dini yang masih banyak terjadi.

Pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur turut menjadi faktor ledakan penduduk karena nantinya mendorong jumlah kelahiran, terutama jika program keluarga berencana tidak diterapkan dengan  maksimal.

Akibat dari ledakan penduduk ini tentu sangat membawa pengaruh yang besar bagi negara. Seperti meningkatnya kemiskinan, kriminalitas yang tinggi, memengaruhi angka angkatan kerja, sempitnya lapangan pekerjaan, jumlah pendapatan warga negaranya.

Jika kemiskinan saja masih marak terjadi pada rakyatnya, bagaimana suatu negara dapat dikatakan kesejahteraan masyarakatnya sudah memumpuni, belum lagi dari kemiskinan tersebut akan terjadi yang namanya ketimpangan sosial antar anggota masyarakat. 

Solusi yang dapat dikembangkan oleh pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk adalah.
1. Menggiatkan program Keluarga Berencana (KB).
2. Mengkampanyekan pencegahan pernikahan dini sebagai upaya menekan angka jumlah kelahiran, dan juga menekan angka perceraian yang akhir-akhir ini banyak terjadi pada keluarga.
3. Melaksanakan program transmigrasi. Perpindahan penduduk dari wilayah yang padat ke wilayah yang tidak padat penduduk.
4. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pelatihan soft skill maupun hard skill.
5. Memperluas lapangan pekerja.



Komentar