Assalamu'alaikum wr, wb...
Nama : Putri Nabila Fachrennisa
NIM / Kelas : 11210541000078 / 1B
Prodi : Kesejahteraan Sosial
Mata Kuliah : Pancasila
Dosen Pengampu : Drs. Study Rizal, L.K,. M.Ag
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi / UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Kondisi Terkini, Banjir di Aceh Timur Mulai Surut
Editor: Abba Gabrillin
ACEH TIMUR, Kompas.com Senin, 22 November 2021 | 06.21 WIB
Bismillahirrahmanirrahiim...
Halo teman-teman! Di catatan mingguan yang ke dua belas ini, Saya akan menuliskan sebuah tanggapan pemberitaan online yang berkaitan dengan masalah Kesejahteraan Sosial.
Berikut adalah penjelasan singkat dari berita tersebut serta tanggapan Saya atas berita, "Kondisi Terkini, Banjir di Aceh Timur Mulai Surut."
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyatakan bahwa ratusan rumah di tiga gampong atau desa terendam banjir akibat curah hujan deras yang melanda daerah itu.
Sebanyak 300 rumah warga yang menjadi korban banjir di Kecamatan Indra Makmur. Namun, saat itu belum ada laporan gelombang pengungsian. Warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing. Ketinggian air berkisar 20 hinggu 50 meter. Hal ini diketahui dari pernyataan Ashadi, Kepala BPBD Kabupaten Aceh dikutip dari Antara, Jumat (19/11/2021).
Warga yang terdampak banjir paling banyak di Desa Jambo Lubok dengan warga terdampak sebanyak 915 jiwa atau 183 KK.
Selanjutnya, Desa Alue Le Mirah dengan warga terdampak sebanyak 265 jiwa atau 65 KK.
Kemudian, Desa Julok Rayeuk Selatan dengan warga terdampak sebanyak 260 jiwa atau 52 KK.
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur Mahyuddin mengimbau masyarakat supaya mewaspadai bencana banjir setelah BMKG menyatakan bahwa Kabupaten Aceh Timur memasuki musim hujan.
Untuk menghadapi ancaman bencana, menurut Muhyiddin, Pemkab Aceh sudah memetakan wilayah rawan bencana di 24 kecamatan.
Menurut sudut pandang Saya berita di atas termasuk dalam kaitannya dengan bidang Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang memberikan dampak negatif dan mengganggu kehidupan masyarakat. Akibat dari bencana banjir mengakibatkan kerugian harta benda, kehilangan korban jiwa, serta kerusakan lingkungan. Di situasi seperti ini masyarakat Kabupaten Aceh Timur rentan terhadap tiga dampak banjir seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Ketika banjir terjadi banyak sekali kotoran dan kuman yang berkembang biak, pasalnya bakteri kuman senang berada di tempat yang kotor dan lembab.
Hal tersebut membuat tubuh manusia rentan terhadap suatu penyakit. Contoh penyakit saat bencana banjir diantaranya adalah diare, demam berdarah dengue (DBD), penyakit kulit, demam tifoid, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bahkan hepatitis A. Munculnya masalah penyakit juga mengancam nyawa seseorang karena tidak jarang bencana banjir merenggut nyawa korban jiwa apalagi berita di atas menyebutkan bahwa ketinggian air mencapai 20 sampai 50 meter.
Akibat banjir aktivitas masyarakat menjadi terhambat. Para pelaku usaha mengalami kerugian, serta para pekerja yang ingin berangkat kerja pun menjadi tidak bisa kemana-mana karena untuk akses jalan yang dilalui terhambat. Sebab mencari nafkah pun susah maka pendapatan penduduknya jadi berkurang. Hal ini berpengaruh pada tingkat ekonomi rumah tangga rakyat.
Kemudian, umumnya banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sekaligus karena campur tangan manusia yang tidak bertanggung jawab pula. Ketika memasuki musim penghujan intensitas daerah resapan air sangat diperlukan supaya air hujan dapat meresap ke permukaan tanah. Namun sayangnya sampai saat ini banyak sekali kaki tangan manusia yang tidak bertanggung jawab menyebabkan lingkungan menjadi rusak. Pembangunan digiatkan tetapi jika tidak memehatikan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) percuma saja yang ada hanya mendatangkan bencana.
Untuk mengantisipasi bencana banjir, yang paling utama melakukan pemetaan wilayah rawan banjir di berbagai titik wilayah, membuat saluran atau tanggul air, serta, mengeruk kali atau sungai. Pemerintah bersama masyarakat harus bersinambung untuk mencegah terjadinya banjir.
Komentar
Posting Komentar